JavaScript

Sabtu, 15 November 2014

The Chocolate/ Chapter 1

The Chocolate
Chapter 1
Hai! Namaku Calvine Sarah, dan aku adalah seorang pelajar di Elementary School Sinar Bangsa yang duduk di kelas 2 SMP. Aku adalah seorang remaja yang mempunyai rambut panjang berwarna coklat tua,warna mataku coklat dan kulit yang putih dengan gaya bicara yang sedikit cerewet. Aku biasa dipanggil Vine di sekolah tapi keluargaku memanggilku dengan panggilan Sarah. Aku menjalani hidupku layaknya kehidupan remaja-remaja yang lainnya, menyukai K-Pop, suka berdandan dan suka jalan-jalan bersama teman. Namun, satu hal yang perlu kalian ketahui bahwa aku ini adalah anak satu-satunya di keluargaku jadi aku menjalani hidup sendiri tanpa kakak atau adik.
“ hoahhmmm.... “ di pagi yang cerah ini aku terbangun, setelah aku bangun dan shalat aku segera mandi. Di Elementary School Sinar Bangsa memperbolehkan siswanya untuk memakai baju bebas pada hari Rabu dan Kamis. Kebetulan saja hari ini hari Rabu, jadi aku bisa memakai baju baruku yang dibeli oleh Bunda kemarin. Aku memakai kaos lengan panjang bergambar gitar berwarna ungu, bawahannya aku menggunakan jeans, karena aku sekolah di daerah yang dingin, jadi aku memutuskan untuk membawa syal warna ungu yang dirajut oleh nenekku, aku menggunakan sneakers untuk sepatunya dan memakai kerudung berwarna putih. Setelah bersiap-siap aku mengambil tasku dan segera menuju ruang makan, di sana Bunda sudah menyiapkan soup cream jamur kesukaanku. “ Hai! Ayah.... selamat pagi! “ sapaku. Ayah pun membalasnya dengan senyuman. Aku pun langsung melahap soup cream yang dari tadi berada di hadapanku. Setelah menghabiskannya aku berpamitan kepada Ayah dan Bunda, lalu  aku langsung berlari ke bus sekolah.
Setelah sampai sekolah aku pun menuju ruang kelas yang dekat dengan kantin. Tiba-tiba ada yang menepuk pundakku. “ Hai! Vine... pagi yang cerah ya? “ ujar seorang perempuan yang berambut pendek. Dan saat aku menengok ke belakang ternyata dia adalah sahabatku yang bernama Evellyn. Aku pun membalasnya “ Hai, juga! Ya, entah kenapa aku merasa pagi ini adalah pagi yang paling cerah. “ ujarku. Aku dan Evellyn pun mencari tempat duduk dan segera menaruh tasku, setelah itu aku dan Evellyn pergi ke taman sekolah yang tak jauh dari kelas. “ Ev, kamu tahu nggak kalau sebentar lagi kita mau kenaikan kelas? “ tanyaku. “ Yap! Kamu memang benar Vine... “ jawab Evellyn. Tiba-tiba handphone-ku berbunyi, aku pun segera melihatnya dan ternyata ada telepon dari Kak Crish. “ Halo! Ada apa ya kak? “ tanyaku. “ kamu ke ruang osis ya sekarang juga! “ ujar Kak Crish. “ ngapain kak? Hari ini kan nggak ada kegiatan. Lagipul... “ omonganku terputus. “ udah, kamu jangan cerewet deh.... buruan! “ jawab Kak Crish. Aku pun menutup telepon dan mengatakan kepada Evellyn bahwa aku harus pergi ke ruang osis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar